Rabu, 22 Juni 2022 Program Studi Tadris IPA – Fisika mengadakan Diskusi Dosen bekerjasama dengan Univeristas Negeri Semarang. Dalam kegiatan ini hadir secara online Wakil Dekan III FMIPA Univesitas Negeri Semarang Bapak Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd. Topik diskusi dosen kali ini adalah “Penelitian Berorientasi Publikasi pada Jurnal Internasional”. Kegiatan ini selain dihadiri oleh dosen Prodi Tadris IPA – Fisika juga dihadiri oleh dosen-dosen di Fakultas Tarbiyah UIN Imam Bonjol Padang secara daring.

Publikasi merupakan salah satu luaran dari penelitian, yang mana penelitian itu sendiri merupakan kewajiban dosen, salah satu dari tri dharma perguruan tinggi. Publikasi juga merupakan salah satu penunjang untuk kenaikan jabatan akadmeik dosen. Bahkan untuk jabatan akademik lector kepala dan guru besar sudah dituntut untuk menulis artikel yang dipublikasikan pada Jurnal Internasional. Namun, masih banyak dosen yang kesulitan dalam memenuhi tuntutan ini. Di Prodi Tadris IPA – Fisika saja dari 12 Dosen tetap program studi belum seluruhnya mempunyai pengalaman menulis artikel pada jurnal internasional apalagi jurnal internasional bereputasi. Maka kegiatan diskusi dosen ini tentu saja sangat urgen dilakukan, ujar Dr. Hj, Prima Aswirna, S.Si., M.Sc selaku Ketua Prodi Tadris IPA – Fisika UIN Imam Bonjol Padang.

Dalam kegiatan ini Dr. Parmin, S,Pd., M.Pd sharing pengalaman bagaimana dosen-dosen dapat menulis artikel yang dipublikasikan pada jurnaL Internasional. Dr. Parmin mengatakan langkah pertama yang dapat dilakukan dosen adalah dengan membuat list jurnal tujuan yang bidang kajian, scope nya sesuai dengan   keahlian dosen. List jurnal inilah yang kemudian akan menjadi tujuan dosen-dosen dalam mempublikasikan artikelnya. Dalam list ini juga harus memuat detail informasi seperti url, template, dan article processing fee.

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan dosen agar mampu menembus jurnal Internasional adalah berkolaborasi. Karena saat ini kolaborasi merupakan salah satu senjata untuk sukses. Misalnya dosen Fisika memiliki kendala bahsa dalam menulis artikel yang akan diterbitkan pada jurnal Internasional, dosen Fisika dapat berkolaborasi dengan dosen bahasa Inggris atau translator professional demi tercapainya tujuan mempublikasikan artikel di Jurnal Internasional, lanjut Dr. Parmin.

Dr. Parmin juga mengkritik kebiasaan dosen yang menggunakan hasil penelitian mahasiswa berupa skripsi yang kemudian dianggkat sebagai artikel yang akan diterbitkan ke Jurnal. Menurut Beliau hal ini tidak sesuai denga etis penelitian ilmiah. Lebih lanjut dari kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi dosen-dosen UIN Imam Bonjol Padang khususnya dosen Taris IPA-Fisika untuk melaksanakan penelitian yang berorientasi publikasi pada jurnal Internasional.